Bersyukurlah, itu saja cukup.

Alasan kenapa sejarah itu bisa membuat selaras antara semangat idealis dengan kehidupan yang menuntut kondisi realistis tentu subyektif menurut tiap sejarawan.

Saat media mainstream berkutat dengan manajemen bisnisnya, terkadang idealisme bisa tergadai oleh sekat bisnis, hanya media pribadi sejarawan yang lekat secara integritas karena dinilai dan mampu dihakimi langsung secara sosial.

Komentar

Postingan Populer